Cinta, kan temukan jalannya..

Minggu ini, secara berurutan saya menjadi tempat untuk mendengarkan keluh kesah dan cerita percintaan tentang “hubungan tanpa status” oleh 3 sahabat saya. *Heran.. Lg nge-trend apa yaaa?*

Ya sudahlah, akhirnya saya mencoba untuk mencoba menjadi seorang pendengar tanpa memberikan sebuah komentar jika mereka tidak meminta.

Menjalin hubungan percintaan tanpa sebuah komitmen, adalah sebuah hal yang penuh resiko.., namun juga kita sering menganggapnya pilihan yang “aman”.

Beresiko, karena sebuah perasaan akan sering bermain disana..
ketika kita merasa tidak punya hak untuk menuntut kepada pasangan saat kita ingin merasa lebih diperhatikan, tatkala rasa cemburu itu hadir saat dia dekat dengan orang lain, dan ketika kita merasa tidak punya keberanian untuk bertanya atas rasa ingin tahu “apakah kau masih mencintaiku saat ini?”

Namun juga kita sering menganggap ini adalah sebuah hubungan yang “aman”, karena ada saat dimana kita akan sesuka hati berperilaku tanpa memikirkan perasaan “pasangan tanpa komitmen” kita, dan akan sesuka hati hanya datang padanya disaat kita butuh, dan kan bersiap pergi disaat kita menemukan kesenangan yang lain.. hanya dengan dalih yang sering bergaung di hati “Memangnya kamu siapa?”

Lelah…
Melakukan hubungan seperti ini, akan membuat kita sering merasa lelah..
Karena proses tarik ulur, akan sering terjadi disana. Apalagi memang tidak ada komitmen status hubungan apapun yang ada.
Keduanya hanya sama2 tahu, bahwa satu sama lain ada rasa saling suka.
Dan ketika komitmen itu tidak ada, hak dan kewajiban untuk saling menjaga perasaan..adakah juga disana?
Kita akan berada pada situasi.. “seolah-olah kami memang punya komitmen, karena rasa sayang yang masing2 kami miliki.., itu bukti dan tandanya”
Tapi.. kenyatannya memang kita tak berkomitmen kan? Kita saja yang bersikap “seolah-olah”.
Hal ini akan menjadi sebuah masalah, jika kita sering bermain-main dengan perasan kita sendiri dan kepikiran teruuuuus tiap hari. Persepsi sepihak-pun, seringkali ada di masing2 pihak.
Dan.. ada masanya, ketika ini berlarut.., kita kan terhempas dari pusaran yang telah kita buat sendiri.

Sakit!! Sakit yang memang dengan sengaja dan sadar sudah kita buat sejak awal.
Dalam situasi seperti ini.. Keterbukaan, menjadi hal yang sangat perlu dan jangan dianggap tabu untuk menyumbat komunikasi rasa yang telah ada.
Gengsi, egois, takut, dan tak peduli, adalah penyakit yang kian lama kian mengerogoti.
Bukan semata2 karna persoalan sebuah status kejelasan hubungan, tapi untuk sebuah dinamika rasa yang sehat. Sudah saatnya kita perduli dengan sebuah perasan, jika lelah kerap membuat kita merasa jengah.

Sayangi diri, sayangi hati..
Jika komunikasi rasa yang sekian lama telah tersumbat, semoga akan mengalir seiring dengan perbincangan tanpa amarah dan paksaan satu sama lain..
Jika ternyata masih ragu untuk menjalin komitmen, tetapi masih belum sanggup untuk kehilangan.. katakana saja dengan jujur kenapa.. Dan dengarkan pula kalimat apa yang kan terlontar darinya..
Perhatikan saja apa yang kan terjadi.. perlahan kan terlihat, cinta akan menemukan jalannya akan kemana..

Bagaimana dengan kamu?

** Untuk seseorang yang baru saja membuatku tersadar akan banyak hal yang sebelumnya tak pernah kutahu, terima kasih karena sore itu kau membuatku begitu berharga.. Saatnya refleksi, kan pak? ;)

Advertisement

12 Responses to Cinta, kan temukan jalannya..

  1. yup.. yup.. yup..!!

    sehat hati dan perasaan, ya sim..
    banyakin maem sayurannyua tuuuh..

  2. memang hubungan tanpa status itu terlihat menyenangkan, tapi percayalah akhirnya pasti akan terasa pahit dan sakiiiit…
    hehehehe

  3. hubungan tanpa status memang menynangkan…
    tanpa terikat dengan status,tapi bisa menikmati layaknya udah punya status…

    dan makhluk yang paling dirugikan dari sebuah hubungan tanpa stus adalah…wanita…

    karna wanita terlalu berharga untuk “dimiliki” tanpa adanya sebuah status….

    tapi sialnya banyak wanita yang tidak menyadari begitu berharganya ia…..

  4. mm…I don’t know what U mean actually….Love still makes Me hurt lots. That I know so far..

  5. HTSan?
    well,,
    terlepas dr ‘menguntungkan’ ato ‘merugikan’ salah satu atau dua pihak,, tampaknya hal itu yg saat ini aku jalani..
    menurutku,, aku dan dia cukup bs mengerti konsekuensi dr jubungan ini.. makanya kami ttp menjalani nya..
    kadangkala,, pilihan manusia itu memang sulit dimengerti,, tp that’s the fact, dude! itu lah kompleks nya hubungan 2 manusia.. ;)

    makanyaaaaa,,,
    nikah aja dehhhhhh..

    ps: lha tp klo dah ada calon dan pengen nikah tp terikat ikatan dinas 3thn gmn bu? pdhl ngga boleh pcrn kan?? nah lhoooo…

  6. gadis muslimah

    cukuplah saja berteman denganmu..(pap..pap..pap..)
    janganlah kau meminta lebih..(pap..pap..pap)
    ku tak mungkin mencintaimu..
    kita berteman saja..
    TEMAN TAPI MESRAAAAA….
    (by.ratu)

    tu lagu cocok bgt buat ngegambarin cerpen kamu eh crita hidup kmu sim,hehehe…
    lagian klo mau ttm-an jgn cuma sama 1 cowo dong, yg bnyk skalian biar sakit atinya jg g nanggung gini…
    pepatah blg mati 1 tumbuh seribu, jd g ada mas a*** msh ada seribu cowo yg mau ama kmu, soalnya kmu kan kaya, secara punya pabrik gula ama kacang garuda, udah gitu bapak kamu kan pejabat di pati city, harta kmu pastinya g keitung dong… ;p
    pasti cowo2 matre pd ngejar kmu, gpp lah matre jg yg pntg pny cowo,huahahahaha :)

    ps: selamat berjuang untuk cinta yang lebih baik…amiiin

  7. @ sari : Sayur? Hal yang malah terlintas di kepalaku adalah, “LALAPAN”..!!

    @ jolodonx : moga yang pahit, ntar jadi manis ya jol..

    @ dunk-dunk yang makin gagah : hihihiii…memang rugi.., tapi yg namanya perasaan, kadang dah nggak mikir laba atau rugi sih dunk.. *sambil geleng2 kepala*

    @ Ms. Firly : Tetep semangat, bu dosen!! Mari kita bersama-sama tebarkan cinta.. Ntar juga ada yg nyangkut, tuh.

    @ I’m doing it : Pengen nikah, tapi terikat dinas, dan gak boleh pacaran? Whaduh! berraaat.. berraaatt…

    @ gadis muslimah : Idiiih.. kok kamu menyebarkan rahasia yg selama ini kupendam, kalau aku adalah anak orang kaya? Psssstttt.. Juga anak orang paling kaya nomer 1 se-Jateng tau!! huihihihiiii… *Amin saja, lah*

    heh, dul.. ntar yg punya ntu pabrik tau..bisa di introgasi gue, sok ngaku2.. ughhhh…

  8. Memang dalam “hubungan” ada berapa status to sima?

  9. beraaat tulisannya…
    *lanjutin blogwalking*

  10. wew,,,keren yaa…
    hhmmm let me guess,,
    pasti 3 sahabat yg curhat itu cewek smua?
    haha,,,y bukan:)?
    hmm…mnrutku wajar…
    karena dalam hal ini (hub cow-cew seumuran qt),,
    kebanyakan wanita menjalaninya dgn perasaan.
    sedangkan lelaki dgn pengertian.
    dua hal yang berbeda namun saling melengkapi.

  11. @ Basith solo : Yaaach.. yang namanya urusan cinta dan rasa, semakin seiringnya zaman.. kompleksitasnya jg makin bertambah, mas. Whaduh.. ngomong opo, to aku iki? *sambil geleng2 kepala*

    @ ngodod : ah.. jadi malu, saya ;)

    @ dantoadityo : Yup.. mereka adlh 3 sahabat perempuanku. Iya, Danto.. Perempuan, klo dah sayang.. itu bisa menjadi kekuatannya untuk terus bertahan. Meski bnyk lelaki sering menganggap perempuan itu rumit.. hihihiiii… cinta oh cinta..

  12. kalo dari judulnya mirip kata2 yg di Jurasic PArk

    “life will find the way”
    life diganti love jadinya
    “love will find the way”
    dlm bhasa indo jadinya
    “cinta, kan temukan jalannya”

    ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s